Kamis, 24 Agustus 2017

Diskusi kepemudaan untuk memberi manfaat kepada masyarakat

Hari ini kami sedang melakukan diskusi kepemudaan bersama tokoh cendikiawan NTB , untuk membuka wawasan bagaimana seorang pemuda berperan dalam masyarakat, bagaimana bergabung ssosial dalam lingkungan.

Menjadi pelajar saja tidak cukup, taat sendiri saja tidak cukup, tapi mari kita berbicara kepada pengimplimentasian teori pemuda yang sesungguhnya , bahwa kita mampu menjadi bagian dari yang di sabdakan oleh tauladan kita , manusia yang pernah ada di muka bumi ini yang lepas darinya segala kesalahan.

Baginda Nabi besar Muhammad Shallallahu'alaihiwasallam, beliau mengatakan

"sebaik baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya kepada orang lain"

Dalam agama islam dalam sejarah yang telah Rasulullah siapkan untuk kita contohi, tidak ada sedikitpun kecacatan dalam hal teori masa kini dan secara logika manusia masa kini.

Sejarah masa Rasulullah bersama sahabat memberikan contoh yang gitu bnyak bagaimana mereka bsa saling bersatu padu mengarungi kehidupan saling menopang pda setiap step step jejak kaki mereka.

tidak ada contoh dr sahabat untuk menjadi manusia yg soleh sendiri , namun bagaimana kita bsa membuat umat atau masyarakat beruntung dengan keberadaan kita, dengan ahlak mulia dan segala sesuatu yg bs kita lakukan untuk memudahkan urusan saudara kita.

mari menjadi pribadi yg mampu memberi manfaat kepad org terdekat di sekitar kita.

Islam tidak mengajarkan kita lemah, islam tidak mengajarkan kita ekslusif otoriter.
namun islam mengajarkan kita tentang kebijaksanaan menjalani kehidupan ini.

ī


Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: